What are the characteristics of good teachers?
March 5, 2011 by Cintia Stella
I thought it would be interesting to answer this question now that I’m embarking on a teaching career, and compare it with my answers in a few years time.
What are the characteristics of good teachers? This is the opinion of a teacher-to-be:
Good teachers:
• are creative
• have a sense of humor
• have a positive outlook on life
• understand that they don’t know everything nor do they attempt to act like they do
• have faith in their students and help them to build faith in themselves
• are aware of the huge responsibility they have as role models
• aim at getting the most out of their students
• understand that each student is unique
• enjoy learning and applying the new knowledge they acquire in their teaching
• are flexible and open minded
• know the subject matter they teach and know a bit of everything, too
• add value to the students and colleagues
• are passionate about what they do
• create a positive learning environment
• balance their work and personal life effectively
• are consistent, generous, patient and caring
• encourage students to follow their passion
• reflect on themselves and their surroundings
• try to improve a bit everyday
• keep themselves updated
• set realistic goals for students
• are willing to try new things that may boost students’ learning and motivation
• share their experiences with other teachers
Surely, the list goes on. It would be great to hear from other teachers, both new and seasoned ones!
Posted in teaching | Tagged good teacher, opinion
Tampilkan postingan dengan label ESSEI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ESSEI. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 23 April 2011
Kamis, 08 April 2010
KNOWLEDGE
What I hear, I forget
What I hear and see, I remember a little
What I hear, see and ask question about
or discuss with someone else, I begin to understand
What I hear, see, discuss and do,
I acquire knowledge and skill
What I teach to another, I master.
What I hear and see, I remember a little
What I hear, see and ask question about
or discuss with someone else, I begin to understand
What I hear, see, discuss and do,
I acquire knowledge and skill
What I teach to another, I master.
PERJUANGAN HIDUPKU
EPERJUANGAN HIDUPKU
Tuntutan hidup di abad modern ini memang banyak ragam yang penuh dengan keabstrakan dan kadang kala begitu memojokkan aku dg segala persoalan yg remeh dan temeh yg tumbuh subur bak jamur di musim hujan.
Tapi, justru yg remeh dan temeh inilah yg bisa menggerakkan dan mengarahkan aku bertingkah laku aneh, polos, bloon, dan.......celakanya kalau dpt membuat aku tercampak ke alam yg serba hitam. Terlepas dari agama, moral, dan rasionalitas yg paten, terkadang untuk memecahkan persoalan yg remeh dan temeh tadi dan mengangkat aku dari lumpur dosa, aku begitu memerlukan sokongan/ bantuan dari pihak lain, terlebih-lebih dari orang yg aku sayangi, baik berupa pengalaman, kebijaksanaan, dan bahkan petuah, sehingga aku tak merasa sendirian dalam perjuangan hidupku.
Yach, ternyata masih ada orang lain yg ingin mengetahui, mengerti, bahkan merasa bersimpati atas apa yang aku rasakan.
Bantuan moril yg aku harapkan insya Allah dpt merupakan kekuatan batin, sehingga bisa merupakan atau setidak-tidaknya bisa jadi barometer hidupku, jadi tempatku bersandar, untuk mendapatkan kebenaran, keadilan dan kebahagiaan, bisa menentukan langkah apa yg mesti ku perbuat demi menuju kebahagiaan lahir dan batinku.
Tapi, jika orang yg aku sayangi, yg aku harapkan dapat membahagiakan aku itu berpaling, meremehkan aku, mencampakkan aku. Lantas, langkah apa yg mesti ku perbuat???
Tuntutan hidup di abad modern ini memang banyak ragam yang penuh dengan keabstrakan dan kadang kala begitu memojokkan aku dg segala persoalan yg remeh dan temeh yg tumbuh subur bak jamur di musim hujan.
Tapi, justru yg remeh dan temeh inilah yg bisa menggerakkan dan mengarahkan aku bertingkah laku aneh, polos, bloon, dan.......celakanya kalau dpt membuat aku tercampak ke alam yg serba hitam. Terlepas dari agama, moral, dan rasionalitas yg paten, terkadang untuk memecahkan persoalan yg remeh dan temeh tadi dan mengangkat aku dari lumpur dosa, aku begitu memerlukan sokongan/ bantuan dari pihak lain, terlebih-lebih dari orang yg aku sayangi, baik berupa pengalaman, kebijaksanaan, dan bahkan petuah, sehingga aku tak merasa sendirian dalam perjuangan hidupku.
Yach, ternyata masih ada orang lain yg ingin mengetahui, mengerti, bahkan merasa bersimpati atas apa yang aku rasakan.
Bantuan moril yg aku harapkan insya Allah dpt merupakan kekuatan batin, sehingga bisa merupakan atau setidak-tidaknya bisa jadi barometer hidupku, jadi tempatku bersandar, untuk mendapatkan kebenaran, keadilan dan kebahagiaan, bisa menentukan langkah apa yg mesti ku perbuat demi menuju kebahagiaan lahir dan batinku.
Tapi, jika orang yg aku sayangi, yg aku harapkan dapat membahagiakan aku itu berpaling, meremehkan aku, mencampakkan aku. Lantas, langkah apa yg mesti ku perbuat???
Langganan:
Postingan (Atom)